Video Menunjukkan Momen Macan Tutul Menyerang Bus Safari di Bengaluru

Video menunjukkan momen macan tutul menyerang bus safari di Bengaluru. X @TOIBengaluru
Video menunjukkan momen macan tutul menyerang bus safari di Bengaluru. X @TOIBengaluru

Wanita terluka setelah macan tutul melompat ke bus safari di Taman Bannerghatta; kunjungan ditangguhkan

BENGALURU – Kepanikan terjadi di Taman Biologi Bannerghatta (BBP) pada Kamis sore setelah seekor macan tutul melompat ke arah bus safari dan melukai seorang turis berusia 56 tahun dari Chennai. Insiden tersebut membuat pihak administrasi taman segera menangguhkan semua safari yang dilakukan dengan bus non-AC untuk waktu yang tidak ditentukan.

+ Video insiden: Klik untuk menonton

Menurut sumber BBP, serangan itu terjadi sekitar pukul 13.00 ketika sebuah bus dari Karnataka State Tourism Development Corporation memasuki kandang yang diperuntukkan bagi macan tutul. “Vahitha Banu duduk di dekat jendela ketika macan tutul itu tiba-tiba menerjang kendaraan. Meskipun ia mencoba menarik diri dengan cepat, hewan itu mencakar tangannya dan menyebabkan pendarahan,” ujar seorang anggota staf taman.
Pengunjung tersebut segera dibawa ke rumah sakit terdekat, dan kini berada dalam kondisi stabil.

Video menunjukkan momen macan tutul menyerang bus safari di Bengaluru. X @TOIBengaluru
Video menunjukkan momen macan tutul menyerang bus safari di Bengaluru. X @TOIBengaluru

Safari ditangguhkan dan peninjauan keselamatan dimulai

Dalam pernyataan resmi, direktur eksekutif BBP AV Surya Sen menyebut insiden tersebut sebagai “tidak menguntungkan” dan mengatakan bahwa semua sopir safari sebelumnya telah diperingatkan mengenai perilaku aktif macan tutul tersebut. Ia menambahkan bahwa instruksi keselamatan baru telah diterbitkan.
Sehubungan dengan insiden ini, safari dengan bus non-AC ditangguhkan tanpa batas waktu hingga peninjauan keselamatan lengkap diselesaikan,” kata Sen. Selama masa penangguhan, kendaraan safari akan menjalani inspeksi dan penguatan struktural.

Kasus kedua dalam tiga bulan memicu kekhawatiran

Ini adalah insiden kedua yang melibatkan macan tutul di taman tersebut dalam rentang tiga bulan. Pada 15 Agustus, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun mengalami luka gores setelah seekor macan tutul menggesekkan cakarnya melalui jeruji bus safari. Setelah kejadian itu, Menteri Kehutanan Eshwar Khandre memerintahkan pemasangan jaring kawat pada semua jendela dan titik foto kendaraan.
Leopard Safari BBP, yang mencakup area seluas 20 hektare, menampung macan tutul yang diselamatkan dan direhabilitasi dari wilayah konflik di Karnataka. Kandang tersebut memiliki pagar logam setinggi 4,5 meter yang diperkuat dengan pelat miring 30 derajat serta barikade rel kereta, tetapi insiden terbaru ini kembali memicu kekhawatiran terkait keselamatan pengunjung dan staf.
Pihak taman menyatakan bahwa peninjauan menyeluruh sedang berlangsung untuk mengidentifikasi kegagalan protokol dan memastikan insiden serupa tidak terjadi lagi.
Sumber dan gambar: X @TOIBengaluru

Back to top