Igla MANPADS: Rudal Portabel yang Menjatuhkan Pesawat Rusia – Lihat Aksinya!

Prajurit Serbia dengan IGLA. Foto: Wikimedia
Prajurit Serbia dengan IGLA. Foto: Wikimedia

Igla MANPADS (Man-Portable Air-Defense Systems) adalah sistem pertahanan udara portabel buatan Rusia yang dirancang untuk menyerang dan menghancurkan pesawat musuh di ketinggian rendah.

+ Video: Lihat Igla MANPADS beraksi di Ukraina

Senjata ini banyak digunakan oleh berbagai angkatan bersenjata di seluruh dunia karena portabilitasnya, efektivitasnya, dan kemudahan penggunaannya.

Spesifikasi Utama Igla MANPADS

  • Model: 9K38 Igla
  • Asal: Rusia (bekas Uni Soviet)
  • Jenis: Sistem rudal permukaan-ke-udara portabel
  • Berat: Sekitar 17 kg (termasuk peluncur dan rudal)
  • Jangkauan: 500 meter hingga 6 km
  • Ketinggian Serangan: 10 hingga 3.500 meter
  • Kecepatan Rudal: Sekitar Mach 1.9
  • Sistem Pemandu: Inframerah pasif (sensor termal)
Prajurit Ukraina berlatih menggunakan Igla. Foto: Wikimedia
Prajurit Ukraina berlatih menggunakan Igla. Foto: Wikimedia

Cara Kerja dan Penggunaan

Igla MANPADS menggunakan rudal berpemandu panas, yang mendeteksi panas yang dihasilkan oleh mesin pesawat, helikopter, dan drone. Sistem ini dikenal karena kemampuannya menahan gangguan elektronik dan umpan termal, menjadikannya ancaman serius bagi pesawat di ketinggian rendah.

Senjata ini dapat ditembakkan oleh satu orang prajurit, efektif untuk menyerang target bergerak dan bermanuver, serta memiliki operasi yang sederhana, memungkinkan personel dengan pelatihan dasar menggunakannya secara efektif di medan perang.

Varian dan Peningkatan

Terdapat versi yang lebih canggih dari Igla, seperti Igla-S (9K338), yang memiliki jangkauan lebih jauh, ketahanan lebih baik terhadap gangguan elektronik, dan sistem pemandu lebih canggih untuk meningkatkan akurasi terhadap target berkecepatan tinggi.

Penggunaan dalam Konflik Terkini

Igla MANPADS telah digunakan secara luas dalam berbagai konflik modern, termasuk perang di Suriah, Irak, dan baru-baru ini dalam konflik Rusia-Ukraina. Pasukan Ukraina telah menggunakan sistem ini untuk menembak jatuh jet tempur, helikopter, dan drone Rusia, menjadikannya elemen penting dalam pertahanan udara jarak dekat.

Efektivitasnya dalam menargetkan pesawat seperti Su-25 menunjukkan peran strategisnya dalam perang asimetris, di mana pasukan darat dapat menetralkan ancaman udara menggunakan senjata yang portabel dan relatif terjangkau.

Foto dan video: X @+DefenceU, Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah diperiksa oleh tim editorial.

Back to top